Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rumus Excel yang Sering Digunakan Beserta Contohnya, Lengkap!

rumus Miscrosoft Excel
Sumber Gambar : Pixabay.com/FatehMuhammadRaja

Rumus Excel yang sering digunakan beserta contohnya merupakan salah satu informasi yang banyak dicari, mengingat kebutuhan akan software yang cukup tinggi. Ya, Microsoft Excel dikenal sebagai piranti lunak yang sering digunakan dalam kegiatan perkantoran, bisnis, maupun pendidikan akademis.

Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui apa saja rumus yang ada di Microsoft Excel sehingga bisa diterapkan sesuai kebutuhan. Untuk tahu lebih jauh, berikut adalah ulasan lengkap mengenai rumus Excel beserta contohnya.

Sekilas tentang Microsoft Excel dan Fungsinya

Seperti yang telah diketahui, Microsoft Excel dikenal sebagai sebuah  software yang menyediakan fitur kalkulasi serta pembuatan grafik. Kemampuan dasar terkait program Excel bahkan sering dijadikan sebagai salah satu syarat yang diminta oleh beberapa perusahaan.

Beberapa profesi yang tidak bisa lepas dari program Excel antara lain adalah bidang akuntansi, statistik, keuangan, penelitian, industri, dan lain sebagainya yang membutuhkan perhitungan secara detail.

Microsoft Excel sendiri berfungsi sebagai aplikasi yang akan mengolah angka. Meski begitu dalam dunia kerja, fungsi Excel cukup beragam. Diantaranya adalah seperti berikut:

        Membuat, mengurutkan, mengedit, meringkas data serta menganalisis.

        Melakukan perhitungan statistika maupun aritmatika.

        Membantu penyelesaian soal matematika dan logika.

        Membuat visualisasi data berupa grafik dan diagram.

        Melakukan perhitungan dan pengelolaan investasi, penjualan, inventaris, pinjaman dan lain sebagainya.

        Membuat catatan keuangan, laporan serta anggaran keuangan.

        Membantu analisis data serta riset harga.

        Mempermudah proses pengolahan data serta merapikan data dalam skala besar.

        Melakukan perhitungan dan analisis terhadap hasil penelitian.

Pengenalan Rumus Excel yang Sering Digunakan Beserta Contohnya

Dalam menggunakan software Excel maka diperlukan rumus tertentu yang nantinya akan menjalankan perintah pada spreadsheet. Sebagai informasi, setiap rumus Excel harus diawali dengan tanda (=) atau sama dengan. Kemudian diikuti rumus yang akan diterapkan, seperti function dan formula.

Perlu diketahui bahwa kedua rumus tersebut sebenarnya memiliki fungsi yang sama namun pola perintah dari keduanya berbeda. Di bawah ini penjelasannya:

        Function merupakan sebuah template rumus yang telah disediakan Excel. Adapun contohnya adalah seperti berikut: =SUM(A1:A3) atau AVERAGE(B4:B6).

        Formula merupakan rumus Excel yang ditulis secara manual oleh pengguna. Contohnya adalah seperti ini =A1+A2+A3 atau B4-B5-B6.

Kedua rumus tersebut sebenarnya sama pentingnya karena bisa diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing. Untuk rumus formula biasanya diterapkan untuk menghitung data atau angka sederhana. Sementara rumus function diterapkan dalam perhitungan angka atau data yang lebih besar/banyak.

Cara Membuat Rumus Excel yang Sering Digunakan Beserta Contohnya

Dalam membuat rumus Excel ada tiga komponen penting yang harus diperhatikan, terutama jika ingin menggunakan rumus Function. Yaitu tanda (=), nama function seperti SUM, AVERAGE, dan yang lain, serta sel yang datanya akan diambil, misal (A1:A4).

Dalam menggunakan rumus Function ini ada beberapa nama function yang harus diingat untuk pengolahan data. Jika merasa terlalu rumit, maka ada cara sederhana yang bisa diterapkan. Silakan ikuti beberapa langkah berikut ini:

  1. Pertama adalah lakukan input angka atau data akan akan dihitung, kemudian klik pada sel yang nantinya akan mengeluarkan hasil kalkulasi data.
  2. Selanjutnya pada toolbar bisa klik tab Formulasi Drop Down -> AutoSum. Lanjutkan dengan memilih rumus yang akan diterapkan. Misalnya saja rumus rata-rata AVERAGE.
  3. Kemudian bisa memilih sel data yang rata-ratanya akan dihitung, dan terakhir cukup tekan tombol Enter. Nantinya hasil rata-rata akan muncul di sel yang diinginkan.

Rumus Excel yang Sering Digunakan Beserta Contohnya Lengkap

Dalam program Microsoft Excel ada banyak rumus dasar yang harus diingat. Apa saja jenis rumus yang dimaksud, berikut adalah penjelasan lengkapnya.

1.    SUM (Menjumlahkan Angka)

SUM merupakan salah satu rumus yang sering digunakan Excel, karena fungsinya adalah untuk menjumlahkan angka. Data angka yang sudah diinput di dalam sel tertentu nantinya akan dijumlahkan.

Sebagai contoh, jika ingin menjumlahkan angka dari sel A2 sampai A4, maka rumus yang digunakan adalah: =SUM(A2:A4).

2.    Rumus Pengurangan

Selain rumus penjumlahan, program Excel juga bisa digunakan untuk menghitung pengurangan angka di dalam sel tertentu. Sam halnya dengan pengurangan secara manual, dalam hal ini pengguna hanya perlu memasukkan angka dan menguranginya dengan rumus.

Sebagai contoh, jika ingin melakukan pengurangan angka di sel A1 dan B1 maka rumus yang digunakan adalah =A1-B1. Untuk pengurangan angka di sel A2 dan B2 maka rumusnya =A2-B2, demikian seterusnya. Bagaimana, sangat mudah bukan?

3.    Rumus Perkalian Excel

Setelah membahas tentang rumus pengurangan, rumus selanjutnya yang harus diketahui adalah rumus perkalian Excel. Meskipun terlihat sulit, namun dalam penerapannya rumus perkalian ini cukup mudah untuk diterapkan.

Sebagai contoh, jika ingin mengalikan angka yang ada di sel A1 dan angka yang ada di sel B1, maka rumus yang digunakan adalah =A1*B1. Nantinya hasil perkalian dari angka tersebut akan muncul secara otomatis.

4.    Rumus Pembagian di Excel

Rumus yang sering dipakai di Excel selanjutnya adalah pembagian. Fungsinya sendiri adalah untuk membagi angka yang ada di satu sel dengan angka yang ada di sel lainnya. Untuk menerapkan rumus pembagian tidaklah sulit dan bisa langsung dicoba.

Contohnya adalah seperti berikut, jika ingin membagi angka yang ada di sel A1 dengan angka yang ada di sel B1 maka rumusnya adalah: =A1/B1. Rumus ini berlaku untuk angka yang ada di sel yang lain.

5.    COUNT

Fungsi rumus COUNT adalah untuk menghitung jumlah sel yang isinya angka. Misalnya dari sel A1 sampai sel C1 diisi dengan data berupa angka sementara untuk sel D1 sampai F1 diisi dengan data huruf, maka rumus yang digunakan adalah: =COUNT(A1:C1).

6.    COUNTA

Pada dasarnya fungsi rumus COUNTA sama dengan rumus COUNT, hanya saja sel yang dihitung merupakan keseluruhannya sehingga sel dengan data apapun bisa dihitung dengan menerapkan rumus COUNTA.

Sebagai contoh, jika pada sel A1 sampai sel D1 isinya adalah data angka, pada sel G1 sampai sel J1 isinya merupakan data huruf, sementara pada sel E1 sampai sel F1 kosong. Maka rumus perhitungan yang digunakan adalah: =COUNTA(A1:J1).

7.    AVERAGE

Rumus Excel yang sering digunakan beserta contohnya yang akan dibahas selanjutnya adalah AVERAGE. Fungsinya adalah untuk menghitung jumlah rata-rata pada range di sel tertentu. Dengan rumus rata-rata ini maka hasilnya bisa langsung muncul secara otomatis.

Contohnya ketika ingin menghitung rata-rata nilai UTS siswa dalam 1 kelas. Maka yang perlu dilakukan adalah memasukkan data angka ke dalam sel kemudian menggunakan rumus AVERAGE. Misal dari sel A2  sampai A28, maka rumusnya adalah: =AVERAGE(A2:A28).

8.    MAX

Sesuai dengan namanya, rumus Excel yang satu ini fungsinya untuk mencari angka yang paling tinggi dalam sebuah deretan data. Misalnya saja ketika ingin mengetahui berapa nilai tertinggi hasil UTS yang dicapai oleh siswa dalam 1 kelas.

Caranya adalah dengan memasukkan data angka ke dalam sel yang telah ditentukan, misalnya A2 sampai A30. Maka rumusnya adalah: =MAX(A2:A30).

9.    MIN

Kebalikan dari rumus MAX, rumus MIN pada program Excel berfungsi untuk mencari angka yang paling rendah dalam deretan data tertentu. Seperti misalnya ketika ingin mengetahui berapa angka yang terendah pada hasil UST di sebuah kelas.

Maka yang perlu dilakukan adalah memasukkan data angka nilai hasil UTS siswa ke dalam sel yang ditentukan. Misalnya dari A2 sampai A30, maka rumusnya adalah =MIN(A2:A30).

10. Rumus IF

Rumus IF akan sangat membantu untuk mengidentifikasi sebuah data berdasarkan logika, seperti pada pilihan jawaban benar atau salah. Contoh sederhananya adalah, ketika ingin mengetahui apakah data angka yang ada di sel A2 lebih besar dari B2.

Jika angkanya memang lebih besar, maka akan muncul jawaban Benar, demikian pula sebaliknya. Jika ternyata angka pada data tersebut lebih kecil, maka akan muncul jawaban Salah. Adapun rumus yang digunakan pada contoh adalah: =IF(A2>B2, “BENAR”,”SALAH”)

11. TRIM

Rumus Excel yang sering digunakan beserta contohnya yang dibahas selanjutnya adalah TRIM yang fungsinya cukup penting untuk merapikan data yang ada di dalam suatu sel. Karena biasanya ada kesalahan dalam mengetik hingga spasi diketik dua kali sehingga hasilnya error.

Dengan menggunakan rumus TRIM maka kesalahan dalam kalkulasi data bisa dihindari. Karena rumus ini akan merapikan data secara otomatis. Namun perlu diingat bahwa rumus ini hanya bisa digunakan untuk 1 sel saja sehingga dalam penggunaannya harus satu per satu.

Adapun contoh rumus untuk menerapkan fungsi TRIM di sel A2 adalah: =TRIM(A2). Jika ingin menggunakannya untuk sel A3 maka rumusnya =TRIM(A3), demikian seterusnya.

12. AND

Pada dasarnya rumus AND pada program Excel merupakan fungsi logika yang akan berguna untuk mengetahui apakah data dari suatu sel benar atau salah. Misalnya ketika ingin mengetahui apakah angka di sel A1 lebih besar dari 60 dan kurang dari 100.

Jika ternyata benar, maka akan muncul jawaban True atau benar. Dan sebaliknya, jika jawabannya salah maka akan muncul False atau salah. Berdasarkan contoh di atas, maka rumus yang diterapkana adalah seperti berikut: =AND(A1>60,A1<100).

13. OR

Rumus Excel yang sering digunakan beserta contohnya yang akan dibahas selanjutnya adalah OR. Pada dasarnya rumus OR sama dengan rumus AND, hanya saja pada rumus OR ini bisa menggunakan salah satu kriteria saja dan tidak menggunakan dua kriteria seperti rumus AND.

Misalnya saja ketika ingin mengetahui apakah angka di sel A1 lebih besar dari 60 atau kurang dari 100. Jika benar akan muncul jawaban True dan jika salah akan muncul jawaban False. Adapun rumus yang digunakan pada contoh di atas adalah: OR(A1>60,A1<100).

14. NOT

Dapat dikatakan rumus NOT ini merupakan kebalikan dari rumus AND dan rumus OR. Contohnya adalah ketika ingin mengetahui apakah data angka yang ada di sel A1 tidak lebih besar dari 1000.

Jika jawabannya benar maka akan muncul True dan jika jawabannya salah maka akan muncul False. Adapun rumus yang digunakan sesuai dengan contoh di atas adalah: =NOT(A1>1000).

15. LEN

Rumus Excel LEN berfungsi untuk memudahkan dalam menghitung jumlah karakter yang ada di dalam sel tertentu. Dalam hal ini karakter yang dihitung berupa huruf, angka, hingga tanda baca dan spasi. Adapun contoh rumus untuk menghitung karakter di sel A1 adalah =LEN(A1).

Setelah mengetahui apa saja rumus Excel yang sering digunakan beserta contohnya secara lengkap, maka akan memudahkan siapapun untuk memahami dan menerapkannya sesuai kebutuhan. Bagaimana, sudah siap untuk belajar Excel hari ini?